| Laisya |
Tanpa terasa bayiku saat ini sudah memasuki usia 4 bulan dan banyak yang bertanya bayiku sudah diberi makan apa. Dan waktu ku bilang masih ASI saja ada yang bilang bahwa dia sudah memberi MPASI berupa bubur pada bayinya sejak umur 4 bulan.
Ternyata banyak yang bingung/bertanya, 'Kapan sebaiknya waktu yang tepat
memberikan bayi makanan pendamping ASI (MPASI)?
Beberapa anjuran mengatakan waktu yang tepat adalah
ketika bayi berusia 6 bulan. Namun ada pula yang menganjurkan agar bayi
diberikan MPASI pada usia 4 bulan.
Mana yang benar???
Waktu yang paling tepat memberikan makanan padat pada bayi adalah ketika bayi berusia 6 bulan. Karena ada beberapa akibat jika memberikan makanan tambahan pada bayi yang berusia kurang dari 6 bulan atau masih dalam masa pemberian ASI eksklusif, seperti:
- Konsumsi ASI bayi menurun, dan produksi ASI bunda berkurang.
- Bayi kekurangan asupan zat pelindung untuk memperkuat sistem imun dari ASI, sehingga bayi lebih rentan terhadap serangan berbagai penyakit.
- Bayi berisiko lebih besar terserang diare.
- Lambung bayi akan dipenuhi makanan tambahan yang memiliki kandungan zat gizi jauh lebih rendah daripada ASI.
Setelah ASI eksklusif 6 bulan untuk kesempatan pertama kali,
Bunda bisa memberikan bayi pure buah. Bentuk MPASI ini
adalah cairan kental yang tentunya bergizi karena dari buah asli. Bunda bisa
mencoba Jus Tomat Jeruk, Pure Wortel Segar, Pure Semangka, dan sebagainya. Bunda
juga bisa memberikan nasi tim /bubur atau bahan makanan lain yang dikukus atau
ditim.
Tapi, bukan berarti pemberian ASI dihentikan, lho. Bunda harus tetap menyusui dan memadukan dengan MPASI.
Agar si kecil tidak 'kaget' saat mulai diberikan MPASI, ada beberapa tahap yang perlu di perhatikan: Tekstur : Mulailah dengan makanan lumat yang mudah dicerna.
Bentuk : Agak cair menyerupai ASI, lalu secara bertahap dikentalkan.
Porsi : Satu-dua sendok makan sudah cukup baginya, karena lambungnya masih kecil.
Berikut jadwal pemberian MPASI per hari:
1. Usia 6 bulan
- ASI sesuka bayi
- Bubur serelia (tepung beras) atau nasi tim saring --> 1 kali
- Sayur atau buah --> 1 kali
2. Usia 7-8 bulan
- ASI sesuka bayi
- Bubur serelia --> 1 kali
- Nasi tim saring --> 1-2 kali
- Sayur atau buah --> 2 kali
3. Usia 9-12 bulan
- ASI sesuka bayi
- Nasi tim agak kasar --> 3 kali
- Buah/biskuit --> 2 kali
4. Lebih dari 12 bulan
- ASI sesuka bayi
- Nasi lembek dengan lauk --> 3 kali
- Buah/biskuit --> 2 kali
Tapi, bukan berarti pemberian ASI dihentikan, lho. Bunda harus tetap menyusui dan memadukan dengan MPASI.
Agar si kecil tidak 'kaget' saat mulai diberikan MPASI, ada beberapa tahap yang perlu di perhatikan: Tekstur : Mulailah dengan makanan lumat yang mudah dicerna.
Bentuk : Agak cair menyerupai ASI, lalu secara bertahap dikentalkan.
Porsi : Satu-dua sendok makan sudah cukup baginya, karena lambungnya masih kecil.
Berikut jadwal pemberian MPASI per hari:
1. Usia 6 bulan
- ASI sesuka bayi
- Bubur serelia (tepung beras) atau nasi tim saring --> 1 kali
- Sayur atau buah --> 1 kali
2. Usia 7-8 bulan
- ASI sesuka bayi
- Bubur serelia --> 1 kali
- Nasi tim saring --> 1-2 kali
- Sayur atau buah --> 2 kali
3. Usia 9-12 bulan
- ASI sesuka bayi
- Nasi tim agak kasar --> 3 kali
- Buah/biskuit --> 2 kali
4. Lebih dari 12 bulan
- ASI sesuka bayi
- Nasi lembek dengan lauk --> 3 kali
- Buah/biskuit --> 2 kali
Secara bertahap, kekentalan dan kepadatan makanan bisa ditingkatkan sesuai usia dan perkembangan pencernaannya.
tq infonya dan sangat bermanfaat...
ReplyDelete